Efisiensi infrastruktur luar biasa β biaya/transaksi turun 50% dari baseline 2025. Zero crash rate & 100% high-severity bug resolved.
Bank Sampah mandek 50% Β· Inbound Sales 0% lead Β· Akurasi Noriba FNR/FPR keduanya >66% β jauh dari target.
Pipeline lemah + proyek terhambat + credit system belum akurat = risiko revenue nyata. Q2 harus jadi kuartal eksekusi, bukan eksplorasi.
Directive: Setiap OKR merah butuh PIC tunggal dengan deadline 14 hari pertama Q2 yang tidak bisa diganggu gugat.
Model credit scoring 1.1 dan BPS 7.1 belum konvergen. Risiko finansial langsung pada portofolio pinjaman.
Pembayaran UAT belum dilakukan. Administrasi UAT, RCB, dan migrasi ke production semua tertahan.
PIC lama diganti tanpa handover. PM sulit dihubungi, sering cuti. Terlalu banyak PIC berbeda per project.
FNR 66.67% (target β€3%) & FPR 68.97% (target β€10%). Tim belum tahu solusinya.
2 dari 3 nomor WA tidak termonitor pasca-migrasi on-premise. Uptime: 62.9% dan 73.8%.
Bank Sampah β Priority Escalation + War Room Mingguan?
Credit Scoring Noriba (FNR 66%, FPR 68%) β Moratorium dari produksi?
Sandbox Demo Noriba β Sprint Dedicated Q2 Minggu 1-2?
Lead Inbound System β Eksekusi tanpa menunggu review C-level?
Closure Sprint Bank Sampah. Kontak klien max 8 Apr, eskalasi jika tidak responsif 48 jam.
Monitoring WA 2 nomor dalam 3 hari kerja. Buat runbook reconnect Fonnte untuk tim non-teknis.
Review C-level LP SpeedPay & Visicloud paling lambat 10 Apr. Delegasikan jika tidak bisa masuk kalender.
Moratorium model credit scoring 1.1 & BPS 7.1. RCA 7 hari. Buka opsi external advisor jika internal stuck.
1 developer dedicated sprint 2 minggu untuk sandbox Noriba Versi Terbaru & Mall. Tutup gap 20% OKR sandbox.
Dokumen ini bersifat CONFIDENTIAL dan hanya untuk internal leadership Β· Dibuat berdasarkan Report & Evaluasi OKR Q1 2026 Β· 07/04/2026